Jam 8 malam.
Sesampainya di kamar sepulangnya dari kantor, saya langsung meletakkan tas kerja, dan langsung terkapar tak berdaya di karpet bulu yang sudah tidak jelas bentuknya itu. Meletakkan beberapa bantal untuk sandaran kepala, sambil kemudian menyalakan TV, dan langsung memencet tuts bertuliskan angka 8 dan 9. Yak, 89. Channel MNC News.
Dan kemudian, muncullah tayangan itu….. Silet! Hahaha.

Terserah deh mau dibilang saya cowok yang terlalu emak-emak karena doyan ngikutin gossip. Tapi dalam keadaan capek begitu, bukankah sebaiknya kita mencari hiburan yang bisa menghilangkan kepenatan? Dan saya yakin, dengan melihat tayangan infotainment yang luar biasa ringan dan menghibur seperti itu, pasti cukup bisa membantu menghilangkan segala letih yang saya rasakan sejak dari pagi.
Dan benar saya, begitu mengikuti tayangan Silet yang saat itu sedang membahas kasus dugaan penculikan model Manohara oleh Pangeran dari negeri seberang itu *ohhh*, saya bisa melupakan segala penat dengan berulang kali tertawa terbahak-bahak ketika menyaksikannya. Bukannya saya nggak bersimpati dengan kasus ini. Bukannya saya tidak merasa kasihan melihat si Ibunya Manohara yang jumpalitan meminta bantuan supaya bisa dipertemukan dengan anaknya itu. Bukan. Tapi siapa coba, yang nggak akan kegelian ketika ditengah-tengah liputan yang dibuat dramatis dan memilukan itu, ditambah dengan suara si mbak-mbak narator yang sama juga dibikin super duper dramatis itu, tiba-tiba muncul lagu…
… Diiiiiiiiiiiaaaaaaaaaaaaaaaa… Isabellllaaaa…. lambang cintaaaa yang laraaaaa…. Terpiiiiiii….sah keerranaaa… aadat yaaannngg beeeerrrrbeeezzzaaaaaaaaaaaaaa….
Ugh! LEBAY!
Apa-apaan sih ini editornya? Mentang-mentang kasusnya tentang kisah pilu dua negara, mentang-mentang tayangan yang dibahas adalah tentang sosok seorang perempuan yang menderita karena perbedaan kultur bangsa, maka kemudian dipilihlah lagu legendaris Isabella dari kelompok Search yang ngetop di awal tahun 90-an ini. Jelas saya ngakak dong. Kok nggak begitu nyambung yah?? Sukanya gitu deh, ni infotainment. Sukanya menambah-nambah kesan dramatis sebuah liputan dengan memasangkannya dengan sebuah lagu yang (dianggap mereka) cocok. Kalau cocok sih nggak apa-apa. Makin dapat, lah nilai kedramatisannya. Lah, kalo maksa?
Belum selesai kegelian saya dengan lagu Isabella itu, tiba-tiba saya sudah dibuat terperanjat lagi dengan lagu berikutnya. Terdengar sebuah suara menyayat hati yang bersenandung,
.. Mamaaa…. oh Mamaaa… aku ingin pulaaaannngggg……..kuu rindu kepadamu.. Cincin emas melingkar dia berikan duluu.. untuk apa, kalau dia tak cintaaa….
My God!
Kali ini lagunya Nike Ardilla ini yang dipasang. Seolah-olah bisa menggambarkan jeritan hati Manohara yang ingin pulang ke rumah ibunya di Indonesia, karena sudah tidak betah di dalam kerajaan Malaysia itu. Luar biasa sekali inisiatif si penghias musik infotainment ini. Idenya sangat brilliant! Amazing! Out of the box! Two thumbs up! Hahahaha.
Saya sendiri nggak tahu. Apa karena kebiasaan saya yang terlalu memperhatikan segala sesuatu dengan amat detail, tapi perhatikan deh setiap kali ada tayangan infotainment. Perhatikan pilihan soundtrack-soundtrack lagu yang mereka ‘masukkan’ dalam sebuah tayangan. Pasti kebanyakan bikin kita terkaget-kaget sendiri. Ada yang asal comot, ada juga yang dipilih dengan amat teliti oleh si editornya. Saya kok yakin, si editor itu pasti memeras otak dengan sangat keras, berusaha mencari lagu apa yang paling cocok untuk dimasukkan dalam liputannya itu. Biar (syukur-syukur) bisa nyambung.
Kalau kasus yang diangkat adalah kasus dari seorang penyanyi sih, gampang saja. Tinggal memasukkan satu atau dua lagu dari si penyanyi bersangkutan, selesai. Lah kalau kasusnya seperti kasus Manohara barusan? Salah satu pengalaman menonton tayangan infotainment yang paling tidak terlupakan adalah ketika mereka meliput seorang artis bernama Nia Ramadhani yang menurut mereka termasuk gemar gonta-ganti pacar untuk ukuran seusia dia. Hehehe. Dan hebatnya lagi, pacarnya dik Nia ini semuanya tajir. Ada Ressa Helambang, Bam Samsons dan yang terakhir ini adalah siapa Bakrie, gitu. Dan setelah narasi-narasi yang tidak penting itu dibacakan, dengan tanpa rasa bersalah, si infotainment itupun memasukkan lagu yang sepertinya bisa menjelaskan keseluruhan liputan mereka sebagai klimaksnya :
… cewek matree… cewek matree… kelaut ajee….
Oh…
Tidak hanya masalah pemilihan lagu. Lebih detail lagi. Perhatikan juga dalam hal pemilihan sound effect! Wah, ini lebih mengerikan lagi. Hampir semua infotainment sepertinya hanya punya koleksi satu sound effect satu saja, yaitu : suara halilintar! Pokoknya yang bunyinya,
..DHUARRRR..!!”
gitu, lah. Suara ini sering sekali ditampilkan setiap kali ada sebuah pernyataan seorang nara sumber, entah itu si artis atau siapapun itu, dimana pernyataan itu dinilai sangat mengagetkan atau mengejutkan. Nah, petir kan bikin kaget tuh.. makanya dipakailah sound effect suara petir untuk menambah kesan surprising nya. Biar semakin klimaks! Biar penonton terkejut! Pernah nih, dalam setengah jam saya nonton sebuah infotainment, saya menghitung tidak kurang ada 11 kali suara “… DHUARR…!!” itu muncul. Edan ya? Apakah akhirnya menambah kesan dramatis dari liputan itu? Enggak juga. Malah bikin geli. Orang dikagetin kok berkali-kali. Ya udah nggak kaget lagi dong,ah!
Itulah hebatnya infotainment di negara kita. Tidak perlu menghadirkan penelusuran mendetail, tidak perlu dibutuhkan fakta akurat atau konfirmasi apalagi analisa yang kuat. Cukup dengan narasi yang dramatis, ditambah ilustrasi musik dari scoring film-film luar, disertai pemilihan lagu-lagu yang dirasa bisa merepresentasikan kasus yang diangkat, dan jangan lupa, sound effect mengejutkan itu tadi! Then ….. BAM!! Jadilah infotainment yang ratingnya tinggi dan disuka oleh banyak orang, temasuk saya. Hehehe.
Karena cuma infotaiment lah, satu-satunya tayangan berita yang bisa memberikan seorang penyanyi nanggung seperti Mayangsari dengan julukan “Ratu Purwokerto”! Hebat toh??! Sejak kapan coba, Purwokerto berubah dari kabupaten menjadi kerajaan???
Hidup Infoteimen Indonesssaaa!!
May 6, 2009 at 10:15 am
Tuhan….
May 6, 2009 at 10:25 am
Okey ..ini komennya ya Mas..
*sambil bekep mulut nahan ketawa*
Aku selalu kagum dengan caramu menuliskan sesuatu yang amat sangat tidak penting menjadi penting dan menarik sekali untuk dibaca. Kagumm bangettt..hihihi
Mengenai Manohara? Ouwh..no comment mas..Gimana aku mau comment. Lah dia anak umur 17 tahun. Umur segitu mungkin aku baru belajar ciuman. Dia udah harus jadi istri…dia ngerti gak jadi istri itu tugasnya kayak apa!??! heh ngerti gak!?!? *kok jadi marah* kekekek
Lantas kalo lagu..hihhi..masnya perhatiin deh, kalo yang dibahas Dewi Persik. Kenapa backsound lagunya bukan lagu lagunya dia? apa karena si Dewi Persik itu memang gak punya album ya? hihihihihi..
ampun mas..ampun…
Aku lagi suka liat insert pagi, ada si Omesh yang membawa kan insert 3 minutes update …dia membawakan berita perceraian menjadi sebuah berita gembira yang di tunggu tunggu..kekekekekk.
May 7, 2009 at 8:10 am
Hidup MNC!
eniwey, gw lebih preffer E!News sih..
*sok kebarat-baratan*
May 8, 2009 at 3:56 am
@Yessy:
Ahh.. itu kan karena saya yakin, yang penting itu sangat penting untuk dibahas..hehe..
@Hawe :
E!News ? Ah, terlalu bagus. Susah untuk dicela
May 8, 2009 at 5:38 am
…’seorang penyanyi nanggung’ — hwehehe…, aku sepaham untuk yang satu ini…
May 12, 2009 at 2:59 pm
Buat Mas Deka yg katanya ahli bahasa Indonesia.. =P
Merhatiin nggak sih kalo tanda miring di atas huruf e pada kata ‘Silet’ itu salah miringnya?
Tanda miring itu *ga tau istilahnya apa* kan sebagai penanda fonologis, kita bacanya gimana…
Harusnya sih miring kiri ke kanan & bukan sebaliknya…
Sbg pecinta Silet, sampeyan ngasih tau sana…
Kalo masih miring ke kiri gt kan penonton yg baca (terutama dari Jawa) mengira bahwa itu dibaca… titik titik…
=P
May 13, 2009 at 8:27 am
@Titish:
Waduh.. kapan ya saya memproklamirkan sebagai ahli bahasa Indonesia?
Saya tuh ahli mencela program televisi Indonesia.. Heheh
Masalah penulisan itu, ya mungkin memang salah. Tapi paling tidak bisa bisa diperjelas dengan munculnya gambar Silet nya kan? Kecuali kalau yang muncul adalah gambar Gembok atau Pacul.. nah, itu baru bikin bingung…
May 25, 2009 at 6:34 pm
Hahahahahaha
*what should I say then?