Saya tidak begitu mengerti, apa yang membuat saya bisa jatuh hati setengah mati dan memuja seorang perempuan bernama Kris Dayanti. Mungkin demikian juga yang ada di pikiran teman-teman sekantor saya dulu di FeMale Radio Jogja, yang tidak habis pikir bisa-bisanya poster bergambar Kris Dayanti dalam 4 pose yang berbeda, bisa terpampang di ruang kerja saya. Ah, seandainya saja mereka tahu ,betapa dibutuhkan sebuah perjuangan yang cukup panjang untuk sampai akhirnya bisa mendapatkan poster itu. Bayangkan, setelah bersusah payah merengek-rengek kepada orang label rekaman tempat KD bernaung (dan akhirnya poster yang dijanjikan tidak juga kunjung datang!), akhirnya saya harus mengeluarkan uang sendiri untuk (memaksa) beli poster itu di toko kaset langganan saya, dan kemudian membingkainya sendiri pula. Oh sungguh niat!
Iya, apa yang saya lakukan itu memang terdengar lebai sungguh, bahkan keterlaluan. Tapi cobalah melihatnya dari kacamata ‘kekaguman seorang fans kepada artis pujaannya’. Maka semua tingkah ajaib seorang ‘penggemar’ akan terasa termaklumi saja. Tinggal tergantung seberapa besar rasa kekaguman itu saja. Ada yang hanya sekedar mengagumi dalam diam, ada yang bahkan sampai berusaha menunjukkannya kepada si bintang pujaan, dengan cara camping di halaman sekitar tempat tinggal artis itu, misalnya. Jujur, saya belum bukan termasuk yang segitunya. Karena, ya saya juga masih cukup punya harga diri lah, walau tidak seberapa. Karena saya juga selalu menganggap saya ini artis juga, jadi apa kata fans-fans saya kalau melihat kelakuan saya seperti itu?? *oke, tolong anggap saja kalimat terakhir ini tidak pernah ada ya*
“Se-gila” apa sih saya terhadap mbak KD ini?
Saya sih menganggap kekaguman saya ini masih dalam tahap cukup wajar. Sama seperti orang-orang lain, mungkin juga banyak yang mengikuti perjalan karirnya. Tapi mungkin hanya saya yang tahu secara detail.
- Nggak banyaj yang tahu kan, kalau dulu KD ini menjadi cover majalah pertama kali adalah untuk majalah cerita remaja bernama ANITA CEMERLANG? Waktu itu rambutnya masih keriting papan, menggunakan baju polkadot hitam putih. Mengejutkan, bukan? Iya saya tahu, yang mengejutkan mungkin lebih pada kekagetan kalian, kok bisa-bisanya anak SD seperti saya bacaannya kok Anita Cemerlang.. hahahaha…
- Semua orang mungkin tahu kalau Kris Dayanti pernah menjadi juara Grand Champion Asia Bagus. Tapi tidak semuar orang tahu, kalau dia pernah membuat 2 buah lagu yang direkam sebagai hadiah lomba nyanyi itu, berjudul “Show Me The Way To Your Heart” dan “Lost in The Storm”. Saya tahu! Dan bahkan masih hafal dengan reffrain lagu itu! Sama juga dengan masih hafalnya saya dengan lagu “Learning From Love” yang dinyanyikannya ketika grand final dan pernah direkam ulang oleh Regine Velasquez itu…
- Jauh sebelum KD menjadi juara di Asia Bagus dan Cipta Pesona Bintang RCTI dulu, KD dulu juga pernah membuat single untuk film “Catatan Si Emon” *owhhh*, berduet dengan James F.Sundah berjudul “Jangan Lagi”. Disini namanya masih Dayanthie, bukan Kris Dayanti.
- Begitu juga dengan pemunculan pertama KD di dunia sinetron, yaitu lewat salah satu episode “Jendela Rumah Kita” di TVRI. Nggak banyak yang ingat barangkali, kalau judul episode itu adalah “Gadis Manis Dalam Gerimis”….
Itu mungkin hanya beberapa hal dari banyak hal lagi yang saya selami *uedannn* tentang Kris Dayanti. Masih cukup wajar kan, ya? Tapi bagaimana dengan kisah yang satu ini… (more…)



