A Friends In Need is A Friend Indeed

Teman yang baik adalah teman yang ada disaat kita sedang dalam keadaan susah. Tidak hanya ketika kita sedang dalam keadaan senang. Karena hampir semua orang pasti mau ada disamping kita ketika kita sedang bergembira. Mungkin paham inilah yang dianut oleh teman saya, sebut saja namanya Mawar *hihi..kaya nama samaran di berita-berita kriminal aja*. Dia berusaha untuk menguji kadar kesetiaan saya sebagai seorang temannya, dengan mengirimkan SMS ini :

Say, ntar jam ½ 5 sore stand by di HP ya. Aku ujian Enggres (Inggris, maksudnya)

Jadi ceritanya, teman saya yang cantik ini kuliah (lagi) mengambil kelas hukum ekstensi di salah satu universitas yang … I have to say, tidak terlalu bonafid. Hahaha. Dan biasanya, masa-masa ujian adalah masa-masa dimana dia hidup dalam kenestapaan, terutama mata kuliah Bahasa Inggris, sehingga membutuhkan pertolongan saya, temannya, yang sebenarnya juga nggak jago-jago amat kalo berurusan dengan bahasa asing ini. Dan maksud dari SMS diatas itu tentu adalah, dia meminta tolong dengan amat sangat kepada saya untuk membantunya mengerjakan soal ujian Bahasa Inggris melalui HP.

Kok bisa? Entahlah, saya sendiri nggak bisa membayangkan bagaimana situasi ujian di kelas itu. Mungkin jaman sudah sedemikian canggihnya, sehingga para mahasiwa sudah meninggalkan sistem mencontek konvensional seperti menulis kecil-kecil di kertas, di tangan atau di paha, dan beralih saling meminta pertolongan via SMS. See, bukti bahwa kemajuan teknologi bisa mempermudah kehidupan kita? Kalo Nokia bilang, istilahnya ‘teknologi yang mengerti Anda’. Hahaha.

42-21054349

Mungkin bentuk ujian bukannya open book, tapi open recruitment, jadi boleh merekrut siapa saja untuk dimintai pertolongan. Atau jangan-jangan di kertas soalnya tertulis pilihan phone a friend seperti di kuis Who Wants To Be A Millionaire? Entahlah.

Eniwei, jam setengah 5 sore kurang sedikit, tone SMS di HP saya pun berbunyi. Tertulislah sebuah Short Messaging Service yang amat sangat tidak short!

Courts avoid contracts that are the result of mistakes in smoe circumstances. If the parties commited a mutual mistakes as to a basic assumption of the contract, or if one party commited a mistake that the other party could have detected, the adversely affected party will sometimes have right to avoid contract, party could, in theory, design contract that released one both parties who made a mistake. Artiin….

Hebat ya… Nggak tanggung-tanggung. Saya kagum sekali gimana cekatannya dia mengetikkan satu paragraf itu dengan Blackberry-nya ditengah-tengah ujian! Hahaha. Maka dengan pengetahuan yang terbatas (baik vocabulary bahasa Inggris maupun vocabulary untuk istiilah2 Hukum), saya mencoba mengartikan satu paragraf itu. Dengan ilmu kira-kira, tentu saja. Paling tidak, saya mencoba membantunya memahami intisari dari paragraf itu, sehingga teman saya ini bisa mengembangkannya dengan lebih baik lagi, karena biar bagaimanapun juga dia yang lebih faham tentang ilmu Hukum daripada saya yang lulusan Akuntansi. Begitulah paling-tidak harapan saya padanya.

Intinya adalah : Bahwa pengadilan bla bla bla…… . Masuk akal ga terjemahanku ini?

Dan begini jawaban teman saya itu :

Ya ga tau, lah. Makanya aku nanya kamu…

OH! Piye, iki? Hihihi. Bahkan setelah saya bantu terjemahkan pun, tidak serta merta membuatnya berinisiatif menyempurnakan jawaban itu! Hahaha. Ya sudahlah. Paling nggak, saya sudah melaksanakan tugas saya. Eh, nggak berapa lama kemudian, si mbak ini menelpon saya (bukan SMS, lho. Nelpon! Di tengah-tengah ujian!), sambil setengah berbisik membacakan sebuah soal pilihan berganda tentang grammar, dan saya diminta untuk membantunya memilihkan jawaban yang benar, A, B, C atau D. LUAR BIASA! Dengan sok taunya, saya kemudian melanjutkan ilmu kira-kira itu lagi, dan memilihkan sebuah jawaban untuknya. Padahal saya juga nggak yakin dengan jawaban saya itu…

Sekitar jam 5 sore, sebuah SMS berisi ucapan terima kasih dikirimkannya untuk saya.

Dah selesai. Tengkyu yaaaah…

Saya hanya menjawab sekenanya..

Okay. Gampang tho? Aku tadi juga cuman ngawur lho jawabnya..

Dan diapun merespon dengan tidak kalah sekenanya…

Pokoknya jawabanmu tadi nyampe ke semua teman sekelasku..

OH! Hihihi… mampus dah tu satu kelas… Hahaha…


Advertisements

16 comments so far

  1. varda on

    oh WOW.

    *maaf sebelumya ya* I wonder how the future of Indonesia will be.
    Tuker-tukeran jawaban sama temen sih dulu iya. Tapiiii… kayaknya enggak segitunya deh.

    Ah… sudahlah…

  2. liy on

    mm.. canggih2 ya mhs skrg.. klo mhs Thailand kerjasama via MSN.. krn pas ujian semua ngadep komputer dan kelas wifi..:D

  3. candra on

    Hihi…Aa nulis2 ini di blog, ntr temennya baca loh…tapi oke bgt deh tuh temennya Aa, kreatif hehe…

  4. Tanti on

    Wah, tren mencontek di Purwokerto juga gak jauh beda, Deka. Mahasiswaku pernah ketangkap basah meminta bantuan ke temennya melalui telpon. Telponnya pake bluetooth, jadi gak kliatan ma pengawas.

  5. ryudeka on

    Kalo udah gini, Guru, Dosen atau pengawas emang ga boleh gaptek ya.. Hehehe…

    Besok anak saya kalo nyontek pake sistem canggih apa lagi yaa.. *sigh*

  6. nur_keren on

    mas deka….
    harusnya temenmu disuruh tanya aku aja,soalnya aku ank bahasa inggris yang ngambil konsentrasi penerjemahan.jadi sekalian bisa buwatku latihan nerjemahin, maklum di konsentrasiku ini dosennya jarang ngasih tugas tapi ngasih nilainya se- kate-kate dy aja.

    ps.(menanggapi pertanyaan mas ganteng di postingan mari bercinta)blogger favoriteku:
    – nomor 1 raditya dika (kayaknya sama gantengnya ama mas ganteng)
    – nomor 2 mas ganteng (gantengnya gila2an)
    – nomor 3 mas dimas carera alias dimas novriandi( gantengan mana ama mas ganteng ya?)

    akankah(pake gaya pembawa acara insert)blog mas ganteng akan berada diurutan pertama di hatiku? jawabannya adalah (pake gayanya fitri tropica di missing lyric transtv)engingeng……

  7. yessymuchtar on

    Adduhhh..massss..udah dua kali postinganmu aku gak pertamax!! apa apaan ini!?!?

    Tidak bisa di tolerir!! heheeh

    Btw mas, jaman kuliah dulu aku sempat jadi asdos dan ngawas ujian.

    Dan sepanjang ujian itu, aku pura pura buta dan pura pura budek!

    membebaskan semua adek adek kelas itu nyontek seenak udelnya ! wakakakakka

    Mm….tapi…ujiannya emang open book si mas 🙂

    Hehehehe

  8. yessymuchtar on

    Mas….kok aku terharu banget ya..namaku ada di blogrollmu….terharu dehhhh *lebay surlebay*

  9. funkshit on

    klo saya sangat terbantu dengan googling menggunakan opera mini pada setiap ujian . .

  10. dwi on

    wedew… sekarang pun meh nyontek lebih mantap kyk kata funkshit… atw bs juga masukin di teks trus masukin hp… hehehe…

  11. ryudeka on

    Welehh…welehh..

    Malah berbagi tips mencontek ni gimana… Hehehe

  12. dwi on

    peace mas deka… ak malah ngehnya contek2anny dr tulisan mas… hehehe…

  13. anit on

    Naah berawal dari kreatifitas mencontek ini niih mas yang menghasilkan caleg2 super aneh.. Teknik2 mencontek udh kaya HP loooh, selalu keluar versi terbarunya. eurhgiobhjpoah… Oh Indonesiaku…

  14. ryudeka on

    Aduh aduh..
    Si mbak serius banget nanggepinnya hehehe…

  15. dwi on

    kykny skrg tinggal googling aja deh dari opera mini di hape… tp ada baikny siapkan gadget yg canggih untuk mencontek…
    hehehe…

  16. ryudeka on

    Dari cerita saya diatas, sudah jelas ketauan dong kalau teman sya ini tentu saja sudah pasti tidak tahu apa yang dimaksud dengan Opera Mini….. Hehhehe


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: